Kamis, 22 Oktober 2015

Menolong itu Indah

kisah haru anak perempuan berusia sekitar 12thn sedang menggandeng krupuk ditengah- tengah teriknya matahari dengan sepeda buntutnya. menegur kami yang mengendarai sepeda motor.
si Anak: pak standar motornya (teriak)
Teman: ia knapa?
Si anak: standar motornya pak... 
...tiba2 teman saya turun dari motor dan menghampiri anak itu...
Teman: knapa sepedanya?
Si anak: sepedanya bocor pak (suara capek)
...kami berpikiran, mungkin anak ini sdh dari tadi mendorong sepedanya...
Teman: o, begitu ya....
berapa harganya kerupuknya?
Si anak: 2500 per bungkusnya pak..
Teman: sya beli 4 bungkus ...dan ini untuk tambal bannya (memberi tambahan uang)...
dengan senyum bahagia, anak itu langsung mengambil uang dan memberikan kerupuk jualannya...
"kisah ini memberi pelajaran bahwa hidup dgn tulus menolong orang akan kita rasakan manisnya pertolongan itu... klw tidak hari ini..., mungkin esok atau lusa buah manis itu akan datang..." 
- pelajaran kedua, bahwa anak diusia seperti ini bisa mencari nafkah dgn cara halal, mengapa orang dewasa "tidak"?!
- Pelajaran ketiga, bahwa memberi akan melahirkan bibit2 pemberi...artinya ketika kita memberi, mungkin akan melahirkan dermawan- dermawan baru. olehnya itu banyak2lah memberi...